Selasa, 20 Desember 2016

Cara efektif dalam membelajarkan siswa abad 21

Cara-cara konvensional dalam peningkatan mutu pembelajaran, yaitu peningkatan mutu pembelajaran yang menggunakan model - model pembelajaran, drill, dan langsung praktik dengan LKS yang telah dilaksanakan sejak lama,  selalu gagal dalam meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah. Dampak perubahan dan perkembangan yang cepat di masyarakat lokal maupun dalam konteks global sekolah harus serius untuk melakukan perubahan model pembelajaran.
Terkait dengan penyiapan pembelajaran yang efektif di abad 21  konsep yang harus dikuasai guru sebagai berikut:
a.  Menyiapkan pembelajaran inovatif, mendasarkan diri pada paradigma konstruktivistik  yang lebih bersifat student centered. Artinya, pembelajaran yang lebih memberikan peluang kepada siswa untuk mengkonstruksi pengetahuan secara mandiri (self directed) dan dimediasi oleh teman sebaya (peer mediated instruction).
b.  Memposisikan siswa sebagai subyek didik, bukan sebagai obyek didik siswa lebih dominan dalam proses pembelajaran, hal ini didasarkan pada suatu pandangan bahwa siswa memiliki potensi untuk berkembang dan berpikir mandiri, karena salah satu ciri pembelajaran efektif adalah “ mengembangkan pemikiran bahwa anak akan belajar lebih bermakna dengan cara bekerja sendiri, menemukan sendiri dan mengkontruksi sendiri pengetahuan dan keterampilan barunya.”
c.   Peran guru atau pendidik adalah sebagai fasilitator dan tugasnya adalah merangsang atau memberikan stimulus, membantu peserta didik untuk mau belajar sendiri dan merumuskan pengertiannya, sedangkan peran peserta didik adalah aktif dalam belajar dan mencerna pelajaran.
d.  Dalam proses belajar, guru diharapkan menggunakan berbagai macam metode belajar yang memungkinkan peserta didik untuk melatih berfikir, mantradisikan aktifitas kreatif, mengambangkan kemerdekaan berpikir, mengeluarkan ide, menumbuhkan kenikmatan bekerja sama, karena itu guru perlu menyediakan beragam kegiatan pembelajaran yang berimplikasi pada beragamnya pengalaman belajar supaya peserta didik mampu mengembangkan kompetensi setelah menerapkan pemahamannya.

e.  Sekolah menyiapkan perangkat hardware komputer, perangkat software perangkat software berupa program yang biasanya direkam dalam media CD (compact disc) perlu juga dikenalkan sebagai media pembelajaran,  menyusun silabus pembelajaran komputer berdasarkan standar kompetensi (SK) dan kompetensi dasar (KD) teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk sekolah dasar.